Jaringan Wireless (Nirkabel)
Jaringan
Wireless (Nirkabel) atau dalam bahasa indonesia disebut nirkabel, adalah
teknologi yang menghubungkan dua piranti untuk bertukar data tanpa media kabel.
Data dipertukarkan melalui media gelombang cahaya tertentu (seperti teknologi
infra merah pada remote TV) atau gelombang radio (seperti bluetooth pada
komputer dan ponsel)dengan frekuensi tertentu. (NIFAN, 2013)
Sejarah dan Perkembangan
jaringan nirkabel
diawali ketika prototype telegraf radio pertama di
dunia diciptakan. Pada tahun 1895, seorang siswa bernama Guglielmo Marconi
yang berminat dengan teori gelombang radio yang dipelajari di dalam
kelas. Didorong oleh minat yang tinggi pada ilmu radio, Marconi mengambil
inisiatif sendiri dengan menciptakan prototipe telegraf radio pertama di dunia.
13 May 1987, Marconi sukses memancarkan sinyal Telegrafi pertama, dengan
pesan “Apakah Anda bersedia?” Melintasi Selat Inggris, di mana ketika itu
Guglielmo Marconi baru saja berumur 22 tahun Keberhasilan tersebut menjadi
tonggak sejarah jaringan wireless yang atau titik awal evolusi teknologi
telekomunikasi nirkabel.
Pada tahun 1948, Shannon mempresentasikan teori
batasan kapasitas (Shannon ‘s capacity limit) untuk pertama kalinya, industri
wireless telah sangat berkembang. hal Ini didorong oleh kemajuan teknologi
fabrikasi sirkuit terpadu (IC), pemrosesan sinyal digital dan peruntukkan
frekuensi spektrum radio yang efisien, sehingga memungkinkan pemasaran alat
portabel pada skala yang lebih besar pada biaya yang lebih rendah kepada
pengguna. Namun, aspek transmisi, terutama pada lapisan fisik saluran
telekomunikasi tetap menjadi tantangan utama dalam mencapai kapasitas mendekati
batasan Shannon. Ini oleh karena fitur-fitur perambatan yang ada pada
saluran telekomunikasi tidak dapat diprediksi, lalu memberikan berbagai
tantangan dan peluang ke para-para peneliti, baik dari akademisi atau
industriawan untuk mengeksploitasi fitur-fitur perambatan, agar mencapai
kapasitas yang maksimal. (admin, 2012)
1G
Jaringan
1G pertama kali ditemukan pada tahun 1980 ketika AMPS di amrika serikat bekerja
sama dengan TACS dan NMT di eropa untuk membuat terobosan di teknologi
jaringan. Yang perlu di garis besari adalah bahwa ini adalah standar baru dari
teknologi jaringan, zaman dimana tenaga manusia atau campur tangan manusia
sudah tidak terlalu di butuhkan ,semuanya berjlan dengan otomatis dan dengan
bentuk fisik yang lebih kecil tentunya, ponsel dengan teknologi 1G di garap
dengan sanga serius sehingga menghasilkan ponsel dengan ukuran segenggaman
tangan. Teknologi 1G bisa mengirim suara dan pesan singkat.
2G
Di
awal 90’an akhirnya untuk pertama kalinya muncul teknologi jaringan seluler
digital, yang hampir bisa dipastikan memilki banyak kelebihan daripada teknologi
terdahulunya yaitu 1G, keunggulan yang terdapat pada 2G adalah suara yang lebih
jernih,keamanan lebih terjaga dengan kapasitas yang lebih besar. GSM muncul
terlebih dahulu di eropa sementara di amerika sendiri mengandalkan D-AMPS dan
Quallcomm CDMA pertama mereka . kedua system CDMA dan GSM mewakili generasi
kedua 2G dari teknologi jaringan nirkabel.
Generasi
kedua memilki fitur CSD yang membuat transfer data menjadi lebih cepat. Sekitar
14.4 kbps, anda juga dapat mengirimkan pesan teks, tapi fitur CSD ini memakan
banyak biaya yang akan menyebabkan tagihan bulanan anda membengkak.
2,5G
GPRS
(General packet Radio Service) – 2,5G adalah terobosan atau inovasi dari
teknologi jaringan 2G. GPRS adalah cikal bakal kemunculan 4G saat ini. Tercipta
pada tahun 1997 GPRS dengan sigap menggantikan CSD yang boros, dengan GPRS
semua menjadileih irit karena perhitungan bukan lagi permenit CSD tapi jadi
perkilobyte.
3G
Sekitar
tahun 2001 sampai 2003, EVDO Rev 0 pada CDMA2000 dan UMTS pada GSM pertama yang
,dengan haditnya teknologi 3Gbukan berarti GPRS telah mati, justru saat 3G
muncul EDGE (Enhanced Data – Rates For GSM Evolution. Bisa di harapkan
pengganti GRPS yang lebih sempurna , karena tidak perlu mengupgrade hardware
secara ekstrim dan tidak terlalu banyak mengeluarkan biaya. dengan EDGE dulu
kita sudah bisa merasakan kecepatan tinggi dua kali lebih cepat dari pada GPRS.
EDGE
EDGE
(Enhanced Data – Rates For GSM Evolution) Memilki fitur yang sama dengan GPRS
menyediakan (MMS, e-mail, dan browsing) memilki kecepatan 3x cepat dari GPRS
yaitu bisa mencapai 384kbps.
UMTS
(Universal
Mobile Telecomunication Service) :
Sejarah dan perkembangan jaringan nirkabel mencatat bahwa UMTS
sebagai generasi ke tiga dari teknologi 3G ,dengan kecepatan mencapai 480Kbps
dengan fitur yang sama yaitu (MMS, e-mail, dan browsing)
3,5G
HSDPA
(High Speed Downlink Packet Access) merupakan teknologi selanjutnya dari 3G
,HSDPA sering disebut generasi 3,5G karena Teknologi ini masih berjalan dengan
platform 3G. secara teori kecepatan akses data HSDPA sama seperti 480Kbps, tapi
pastinya data HSDPA lebih cepat. Setelah beberapa tahun CDMA 2000 mengupgrade
teknologi jaringan evdo mereka, EVDO rev A setara dengan 3,5G lebih cepat 10
kali lipat juga dari pada EVDO rev 0.
4G
4G
adalah singkatan dari istilah dalam bahasa Inggris: fourth-generation
technology. Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada pengembangan teknologi
telepon seluler. 4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G. Nama resmi dari
teknologi 4G ini menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics
Engineers) adalah “3G and beyond”.Teknologi 4G adalah istilah serapan dari
bahasa Inggris: fourth-generation technology. Istilah ini umumnya digunakan
untuk menjelaskan pengembangan teknologi telepon seluler.
Sistem
4G akan dapat menyediakan solusi IP yang komprehensif dimana suara, data, dan
arus multimedia dapat sampai kepada pengguna kapan saja dan dimana saja, pada
rata-rata data lebih tinggi dari generasi sebelumnya. Belum ada definisi formal
untuk 4G. Bagaimanapun, terdapat beberapa pendapat yang ditujukan untuk 4G,
yakni: 4G akan merupakan sistem berbasis IP terintegrasi penuh. Ini akan
dicapai setelah teknologi kabel dan nirkabel dapat dikenversikan dan mampu
menghasilkan kecepatan 100Mb/detik dan 1Gb/detik baik dalam maupun luar ruang
dengan kualitas premium dan keamanan tinggi. 4G akan menawarkan segala jenis
layanan dengan harga yang terjangkau. Setiap handset 4G akan langsung mempunyai
nomor IP v6 dilengkapi dengan kemampuan untuk berinteraksi internet telephony
yang berbasis Session Initiation Protocol (SIP). Semua jenis radio transmisi
seperti GSM, TDMA, EDGE, CDMA 2G, 2.5G akan dapat digunakan, dan dapat
berintegrasi dengan mudah dengan radio yang di operasikan tanpa lisensi seperti
IEEE 802.11 di frekuensi 2.4GHz & 5-5.8Ghz, bluetooth dan selular.
Integrasi voice dan data dalam channel yang sama. Integrasi voice dan data
aplikasi SIP-enabled.Teknologi 4G di IndonesiaSecara sederhana, dapat diartikan
bahwa teknologi 1G adalah telepon analog / PSTN yang menggunakan seluler. Sementara
teknologi 2G, 2.5G, dan 3G merupakan ISDN. Indonesia secara umum pada saat ini
baru memasuki tahap 2.5G. Berkaitan dengan teknologi 4G, SIP adalah protokol
inti dalam internet telephony[1] yang merupakan evolusi terkini dari Voice over
Internet Protocol maupun Telephony over Internet Protocol. Teknologi tersebut
banyak di perdebatkan oleh operator, pemerintah dan DPR belakangan ini. Tidak
lama lagi internet telephony akan menjadi tulang punggung utama infrastruktur
telekomunikasi. Teknologi internet telephony memungkinkan pembangun
infrastruktur telekomunikasi rakyat secara swadaya masyarakat (tanpa Bank
Dunia, IMF maupun ADB) bahkan mungkin
tanpa kontrol pemerintah sama sekali. Dengan teknologi SIP dalam 4G, nomor telepon PSTN hanyalah sebagian kecil dari identifikasi telepon. Bagian besarnya akan dilakukan menggunakan URL. Kita tidak lagi perlu bergantung pada nomor telepon yang dikendalikan oleh pemerintah untuk berkomunikasi via internet-telepon. Infrastruktr internet telephony memungkinkan kita untuk menyelenggarakan sendiri banyak hal tanpa tergantung lisensi pemerintah dan tidak melanggar hukum. Teknologi 4G juga akan menyebabkan kemunduran bagi teknologi Inernet Network (IN) yang saat ini merupakan infrastruktur telekomunikasi yang digunakan berbagai provider. Hal tersebut disebabkan terbukanya jalur arus bawah yang dapat didownload dan diakses gratis dari internet.
tanpa kontrol pemerintah sama sekali. Dengan teknologi SIP dalam 4G, nomor telepon PSTN hanyalah sebagian kecil dari identifikasi telepon. Bagian besarnya akan dilakukan menggunakan URL. Kita tidak lagi perlu bergantung pada nomor telepon yang dikendalikan oleh pemerintah untuk berkomunikasi via internet-telepon. Infrastruktr internet telephony memungkinkan kita untuk menyelenggarakan sendiri banyak hal tanpa tergantung lisensi pemerintah dan tidak melanggar hukum. Teknologi 4G juga akan menyebabkan kemunduran bagi teknologi Inernet Network (IN) yang saat ini merupakan infrastruktur telekomunikasi yang digunakan berbagai provider. Hal tersebut disebabkan terbukanya jalur arus bawah yang dapat didownload dan diakses gratis dari internet.
Jenis- jenis
dari jaringan nierkabel yaitu sebagai berikut
1. Wireless Wide Area Network ( WWAN)
Wireless Wide Area Network (WWAN) Merupakan jenis jaringan nierkabel yang
mencakup daerah yang luas seperti kota atau negara. Penggunaan WWAN ini melalui
beberapa satelit atau antena .
2. Wireless Local Area Network (WLAN)
Wireless Local Area Network ( WLAN) merupakan teknologi nerkabel yang mencakup
satu area yang sifatnya local, seperti dalam satu gedung.
3. Wireless Personal Area Nework (WPAN)
Wireless Personal Area Network (WPAN) merupakan teknologi jaringan nierkabel
hanya dapat menjangkau area yang dekat. Contohnya Bluetooth dan infrared
Alat dan
Cara Kerjanya
1. Inframerah
Inframerah
menggunakan gelombang cahaya yang memiliki frekuensi yang lebih rendah daripada
yang diterima oleh mata manusia. Inframerah ini digunakan pada kebanyakan
sistem remote kontrol oleh televisi. Komunikasi inframerah cukup cepat dan
tidak membutuhkan biaya yang relative mahal untuk berkoneksi,dan dengan
inframerah , kita dapat mengetahui bahwa pesan yang kita kirim akan sampai pada
orang yang diinginkan meskipun dalam satu ruangan terdapat banyak penerima
inframerah.
Akan
tetapi, inframeah ini memiliki kekurangan yaitu hanya bisa dilakukan searah
saja, seperti contoh pada saat kita mengirim data antara komputer dengan
laptop. Komunikasi dengan menggunakan media inframerah ini, tidak bisa menembus
gedung, namun bisa menembus ketika melewati mika transparaan.
2. Bluetooth
Bluetooth
merupakan teknologi yang memungkinkan dua perangkat saling terhubung tanpa
menggunakan kabel dan saluran yang tidak terlihat. Cara kerja dari Bluetooth
ini yaitu dengan memiliki memiliki sistem Bluetooth didalam alat komunikasi
yang digunakan dan juga ada dua perangkat sebagai pengirim dan penerima data
dari Bluetooth.
Kelebihan
dari Bluetooth ini yaitu selain biayanya relative lebih murah, Bluetooth dapat
mengirimkan data lebih cepat daripada inframerah.Bluetooth juga bisa menembus
tembok sekalipun. Jadi, semisal kita mengirimkan data dari luar ruangan dengan
menggunakan bluetooth, masih bisa dijangkau asalkan radiusnya tidak lebih dari
10 meter.
3. Wifi
Wifi
merupakan salah satu jaringan nierkabel . Wifi ini banyak digunakan oleh
masyarakat karena tersedia di banyak tempat. Sinyal wifi ini tidak berkoneksi
dengan transfer data. Sinyal wifi mempengaruhi kuat kemahnya terhubung dengan
jaringan. Kelebihan wifi ini yaitu mudah di akses dan lebih murah. Namun wifi
ini dapat mengganggu perangkat komunikasi yang lain seperti komunikasi radio
yang bekerja dalam frekuensi yang sama.
Perlengkapan
yang digunakan dalam penggunakan media komunikasi wifi
a. Access point
Access
point ini berfungsi mengatur lalu lintas data ( pusat transfer data). Kelebihan
dari yaitu transfer data lebih cepat, areanya lebih luas,pengaturan dan
keamanan data lebih terjamin. Access point ini biasany digunakan untuk hotspot
wifi dan perkantoran yang memerlukan stbilitas dan keamanan data.
b. Ad-Hoc
Ad-Hoc
merupakan koneksi antar device wifi peer too peer. Kelemahan Ad-Hoc ini yaitu
bila pengguna wifi terhubung terlalu banyak,maka transfer data menjadi lambat.
Keuntungan dari Ad-Hoc ini yaitu lebih murah dan praktis . (Ghazalli,
2012)
References
admin. (2012, 12
28). Sejarah Wireless Perkembangan Teknologi Nirkabel 1G ~ 4G.
Retrieved from jaringan komputer.org:
http://jaringankomputer.org/sejarah-wireless-perkembangan-teknologi-nirkabel-1g-4g/
Ghazalli, M.
(2012, december 23). Jenis - jenis jaringan Nirkabel. Retrieved from
Blog resume presentasi PTIK:
http://ouzet.blogspot.co.id/2012/12/jenis-jenis-jaringan-nirkabel-muhammad.html
NIFAN, A. (2013,
january 1). DEFINISI JARINGAN WIRELESS ( NIRKABEL). Retrieved from
inspirasi-Ku.com:
http://nifan10.blogspot.co.id/2013/01/jaringan-wireless-nirkabel-saling.html
Nama : Septian Dwi C
sekolah : SMK ISLAM 1 Blitar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar