Cool Blue Outer Glow Pointer Ini Blog :v: Pemecahan masalah layanan DHCP server

Selasa, 24 Januari 2017

Pemecahan masalah layanan DHCP server



Pemecahan masalah layanan DHCP server
By Septiand
A.    DHCP server
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua komputer secara manual. Jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua komputer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis dari server DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat diberikan oleh DHCP, seperti default gateway dan DNS server (zulhijah, empty)

B.     Tahapan DHCP
DHCP menggunakan 5 tahapan proses atau cara kerja DHCP untuk memberikan konfigurasi nomor IP, antara lain :

A. IP Least Request
Merupakan proses saat client meminta nomor IP ke server (broadcast mencari DHCP server). Pada saat DHCP client dihidupkan, maka komputer tersebut melakukan request ke DHCP server untuk mendapatkan nomor IP.

B. IP Least Offer
DHCP menjawab dengan memberikan nomor IP yang ada di database DHCP. DHCP server (bisa satu atau lebih server jika memang ada) yang mempunyai no IP memberikan penawaran ke client tersebut.

C. IP Lease Selection
Client memilih penawaran DHCP server yang pertama diterima dan kembali melakukan broadcast dengan message menyetujui peminjaman tersebut kepada DHCP Server.

D. IP Lease Acknowledge
DHCP server memberikan jawaban atas pesan tersebut berupa konfirmasi no IP dan informasi lain kepada client dengan sebuah ACKnowledgment. Kemudian client melakukan inisialisasi dengan mengikat (binding) nomor IP tersebut dan client dapat bekerja pada jaringan tersebut. Nomor IP diberikan bersama dengan subnet mask dan default gateway.



E. Lease Period
Setelah periode waktu tertentu, maka pemakaian DHCP Client tersebut dinyatakan selesai dan client tidak memperbaharui permintaan kembali, maka nomor IP tersebut dikembalikan kepada DHCP server, dan server dapat memberikan nomor IP tersebut kepada client yang membutuhkan. Lama periode ini dapat ditentukan dalam menit, jam, bulan atau selamanya. (Radianta, 2014)
C.     Fungsi DHCP
1.      DHCP memiliki fungsi utama mendistribusikan IP address secara otomatis kepada setiap client yang terhubung dengan jaringan komputer
2.      DHCP akan memberikan kemudahan bagi seorang network administrator dalam mengelola jaringan komputer, karena alokasi IP address dapat ditentukan secara otomatis dan dalam satu kali kerja
3.      DHCP server selain bisa memberikan IP address secara dinamik, juga bisa memberikan IP address secara statis kepada client yang terhubung ke jaringan komputer
4.      DHCP memberikan kemudahan dalam proses komunikasi data antar kompute (Firmansyah, 2015)
D.    Kelebihan dan kekurangan
KEKURANGAN DHCP SERVER

-          semua pemberian IP bergantung Pada servernya, Maka dari bila server mati maka semua computer akan selalu tidak terhubung/disconnect

KELEBBIHAN DHCP SERVER

-          Mencegah akan terjadinya IP conflict
-          menghemat daya dan waktu pemberian IP.
-          mudah dalam transfer data kepada Pc server/Pc Client yang lainnya.
-          DHCP ini menyediakan alamat2 IP secara dinamis dan konfigurasi lain. (Prasetya, 2016)
E.     Troubleshhoting DHCP Server
a.       Kegagalan mendapatkan IP dari DHCP server

Jika anda mendapati output dari “ipconfig /all” menunjukkan adanya IP address dari APIPA (169.254.0.1 sampai 169.254.255.254), atau dari alternate configuration, pertama kali lakukan “ipconfig /renew” atau klik “repair”. Jika hasilnya masih sama, hal ini menunjukkan adanya:

   1. Tidak adanya DHCP server / DHCP relay agent pada range broadcast
   2. Putusnya koneksi DHCP server
    3. DHCP server scope bermasalah

Bagaimana anda bisa memastikan adanya DHCP server pada broadcast range? Karena IP clients didapat dari IP address APIPA, maka anda tidak bisa melakukan ping ke DHCP server karena beda jaringan. APIPA pada range 169.254.0.0 – 169.254.254.254 dengan subnet mask 255.255.0.0. maka untuk itu anda harus memberikan IP address statis kepada client computer yang bermasalah ini dengan IP pada range address yang sama dengan DHCP server. (H, 2009)


 Untuk Versi Doc Klik Disini

Daftar Pustaka

Firmansyah, A. (2015, april empty). Pengertian Dan Fungsi DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) . Retrieved from Imchunk: http://imchunkz.blogspot.co.id/2015/04/pengertian-dan-fungsi-dhcp-dynamic-host.html
H, A. (2009, august 22). Beberapa Petunjuk Troubleshooting DHCP. Retrieved from sysneta: http://www.jaringan-komputer.cv-sysneta.com/troubleshooting-dhcp
Prasetya, M. D. (2016, MARET 15). Pengertian, Kelebihan, dan Kekurangan DHCP Server. Retrieved from denizarc.wordpress.com: https://denizarc.wordpress.com/2016/03/15/pengertian-kelebihan-dan-kekurangan-dhcp-server/
Radianta, V. (2014, november empty). Tahapan Proses Cara Kerja DHCP Server. Retrieved from Mata Cyber: http://mata-cyber.blogspot.co.id/2014/11/tahapan-proses-cara-kerja-dhcp-server.html
zulhijah, s. (empty, empty empty). pengertian DHCP. Retrieved from izulmen.wordpress.com: https://izulmen.wordpress.com/dhcp-dynamic-host-configuration-protocol/

Nama : Septian Dwi C
Skolah : SMK Islam 1 Blitar
Moto : Belajar3 :v

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Popular Posts