Pemecahan
masalah layanan DHCP server
By Septiand
A. DHCP server
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah
protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan
pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Sebuah jaringan lokal yang tidak
menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua komputer secara
manual. Jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua komputer yang
tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis dari server
DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat diberikan oleh
DHCP, seperti default gateway dan DNS server (zulhijah, empty)
B. Tahapan DHCP
DHCP menggunakan 5 tahapan proses atau cara kerja
DHCP untuk memberikan konfigurasi nomor IP, antara lain :
A. IP Least Request
Merupakan proses saat client meminta nomor IP ke
server (broadcast mencari DHCP server). Pada saat DHCP client dihidupkan, maka
komputer tersebut melakukan request ke DHCP server untuk mendapatkan nomor IP.
B. IP Least Offer
DHCP menjawab dengan memberikan nomor IP yang ada di
database DHCP. DHCP server (bisa satu atau lebih server jika memang ada) yang
mempunyai no IP memberikan penawaran ke client tersebut.
C. IP Lease Selection
Client memilih penawaran DHCP server yang pertama
diterima dan kembali melakukan broadcast dengan message menyetujui peminjaman
tersebut kepada DHCP Server.
D. IP Lease Acknowledge
DHCP server memberikan jawaban atas pesan tersebut
berupa konfirmasi no IP dan informasi lain kepada client dengan sebuah
ACKnowledgment. Kemudian client melakukan inisialisasi dengan mengikat
(binding) nomor IP tersebut dan client dapat bekerja pada jaringan tersebut.
Nomor IP diberikan bersama dengan subnet mask dan default gateway.
E. Lease Period
Setelah periode waktu tertentu, maka pemakaian DHCP
Client tersebut dinyatakan selesai dan client tidak memperbaharui permintaan
kembali, maka nomor IP tersebut dikembalikan kepada DHCP server, dan server
dapat memberikan nomor IP tersebut kepada client yang membutuhkan. Lama periode
ini dapat ditentukan dalam menit, jam, bulan atau selamanya. (Radianta,
2014)
C. Fungsi DHCP
1.
DHCP memiliki
fungsi utama mendistribusikan IP address secara otomatis kepada setiap client
yang terhubung dengan jaringan komputer
2.
DHCP akan
memberikan kemudahan bagi seorang network administrator dalam mengelola
jaringan komputer, karena alokasi IP address dapat ditentukan secara otomatis
dan dalam satu kali kerja
3.
DHCP server
selain bisa memberikan IP address secara dinamik, juga bisa memberikan IP
address secara statis kepada client yang terhubung ke jaringan komputer
4.
DHCP memberikan
kemudahan dalam proses komunikasi data antar kompute (Firmansyah,
2015)
D. Kelebihan dan kekurangan
KEKURANGAN DHCP SERVER
-
semua pemberian
IP bergantung Pada servernya, Maka dari bila server mati maka semua computer
akan selalu tidak terhubung/disconnect
KELEBBIHAN DHCP SERVER
-
Mencegah akan
terjadinya IP conflict
-
menghemat daya
dan waktu pemberian IP.
-
mudah dalam
transfer data kepada Pc server/Pc Client yang lainnya.
-
DHCP ini
menyediakan alamat2 IP secara dinamis dan konfigurasi lain. (Prasetya,
2016)
E. Troubleshhoting DHCP Server
a.
Kegagalan
mendapatkan IP dari DHCP server
Jika anda mendapati output dari “ipconfig /all”
menunjukkan adanya IP address dari APIPA (169.254.0.1 sampai 169.254.255.254),
atau dari alternate configuration, pertama kali lakukan “ipconfig /renew” atau
klik “repair”. Jika hasilnya masih sama, hal ini menunjukkan adanya:
1. Tidak
adanya DHCP server / DHCP relay agent pada range broadcast
2. Putusnya
koneksi DHCP server
3. DHCP
server scope bermasalah
Bagaimana anda bisa memastikan adanya DHCP server
pada broadcast range? Karena IP clients didapat dari IP address APIPA, maka
anda tidak bisa melakukan ping ke DHCP server karena beda jaringan. APIPA pada
range 169.254.0.0 – 169.254.254.254 dengan subnet mask 255.255.0.0. maka untuk
itu anda harus memberikan IP address statis kepada client computer yang
bermasalah ini dengan IP pada range address yang sama dengan DHCP server. (H, 2009)
Untuk Versi Doc Klik Disini
Daftar Pustaka
Firmansyah, A. (2015, april empty). Pengertian
Dan Fungsi DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) . Retrieved from
Imchunk:
http://imchunkz.blogspot.co.id/2015/04/pengertian-dan-fungsi-dhcp-dynamic-host.html
H, A. (2009, august 22). Beberapa Petunjuk
Troubleshooting DHCP. Retrieved from sysneta:
http://www.jaringan-komputer.cv-sysneta.com/troubleshooting-dhcp
Prasetya, M. D. (2016, MARET 15). Pengertian,
Kelebihan, dan Kekurangan DHCP Server. Retrieved from
denizarc.wordpress.com: https://denizarc.wordpress.com/2016/03/15/pengertian-kelebihan-dan-kekurangan-dhcp-server/
Radianta, V. (2014, november empty). Tahapan
Proses Cara Kerja DHCP Server. Retrieved from Mata Cyber:
http://mata-cyber.blogspot.co.id/2014/11/tahapan-proses-cara-kerja-dhcp-server.html
zulhijah, s. (empty, empty empty). pengertian
DHCP. Retrieved from izulmen.wordpress.com:
https://izulmen.wordpress.com/dhcp-dynamic-host-configuration-protocol/
Nama : Septian Dwi C
Skolah : SMK Islam 1 Blitar
Moto : Belajar3 :v
Tidak ada komentar:
Posting Komentar